Profil SDIA28
Siswa SD Al-Azhar Solo Baru Lulus UN 100% PDF Cetak Email
Ditulis oleh erlano putra   
Rabu, 22 Juni 2011 09:11
AddThis Social Bookmark Button

altAL-AZHAR - Alhamdullilah, seluruh siswa SD Al-Azhar Solo baru yang mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ini bisa lulus 100%. Keberhasilan ini buah kerja keras seluruh elemen yang ada. Mulai guru, siswa, serta orang tua siswa yang senantiasa mendoakan putra-putrinya untuk bisa lulus.

Baca selengkapnya...
 
Ekstrakurikuler SD Islam Al-Azhar 28 PDF Cetak Email
AddThis Social Bookmark Button

Kegiatan ekstrakurikuler tahun pelajaran 2014/2015 yang diselenggarakan SD Islam Al-Azhar 28 Solo Baru meliputi:

  1. Pramuka
  2. Silat
  3. Tae Kwon Do
  4. Melukis
  5. Tilawah Qur'an
  6. Ansamble Musik Etnik
  7. Basket
  8. Komputer
  9. Bahasa Inggris
  10. Futsal
  11. Hand Made
  12. Math
  13. Bahasa Arab
  14. Renang
  15. Memanah
  16. Robotik
  17. Tahfidz Qur'an

Club yang diselenggarakan pada tahun pelajaran 2014/2015 adalah:

  1. Vocal Club
  2. English Club
  3. Math Club
  4. Science Club
  5. Panggung Taqwa Club (Perform Club/Teater)
  6. Holy Qur'an Religian Club
 
Penerimaan Murid Baru SDI Al-Azhar 28 PDF Cetak Email
AddThis Social Bookmark Button

PENERIMAAN MURID BARU SD ISLAM AL-AZHAR 28 SOLO BARU

TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Gedung SDI Al-Azhar 28

Syarat Pendaftaran:
1. Usia minimal 5 tahun 10 bulan per 1 Juli 2015
2. Menyerahkan surat tanda lulus dari TK B / Photo copy raport semester 1
3. Menyerahkan Photo copy akte kelahiran dengan menunjukkan akte asli
4. Menyerahkan Photo copy kartu keluarga
5. Menyerahkan pas photo berwarna 3 x 4 (4 lb)
6. Membayar biaya pendaftaran:

Baca selengkapnya...
 
Sistem Pendidikan PDF Cetak Email
AddThis Social Bookmark Button
MODEL PEMBELAJARAN

SDI Al-Azhar 28 Solo Baru menerapkan konsep pendidikan integratif dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL). Sebuah konsep pembelajaran yang berporos pada kepentingan siswa, kecakapan hidup (life skill), serta kenyamanan siswa. Semua materi pelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata dan pengembangan karakter anak. Setiap topik pelajaran dibahas secara komprehensif dari berbagai dimensi sesuai taraf pikir anak.

Mengajak siswa mengamati anak ayam yang baru menetas jelas tidak hanya membutuhkan pemahaman ilmu pengetahuan tetapi juga menyaksikan peristiwa kemahakuasaan Allah yang —subhanallah— amat menggetarkan kalbu. Melalui pola belajar seperti itu, rasa ingin tahu anak akan terpupuk, motivasi belajar tumbuh dan secara bertahap anak akan menemukan sendiri definisi dan teori-teori sederhana sehingga mereka dapat berteriak “eureka!”, seperti halnya Archimedes ketika menemukan teori yang hebat itu. Inilah penerapan konsep belajar construktivism dasar dari CTL untuk mengantarkan anak menjadi calon-calon penemu ulung.

Kehidupan yang cenderung individualistik perlu diantisipasi dengan mengasah rasa tanggung jawab bersama dan menumbuhkan empati sosial. Untuk itu pola cooperative learning (belajar bekerja sama) diterapkan. Melalui permainan dinamika kelompok, tutor sebaya, saling membantu, bermain dan makan siang bersama, potensi anak sebagai makhluk sosial terbangun, hablum minan-nas Insya Allah akan tercipta. Melalui problem based learning anak belajar memecahkan masalah kehidupan secara kreatif.

 

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

SD Islam Al-Azhar 28 menggunakan konsep kurikulum integral (Integrated Islamic School) dengan menerapkan pembelajaran menggunakan pendekatan thematic teaching untuk kelas 1-3 dan pendekatan mata pelajaran untuk kelas 4-6 disertai dengan integerasi IMTAQ yang menghubungkan semua materi pembelajaran dengan nilai-nilai ke-Islaman, sehingga ruh keimanan semakin tertancap kuat pada pribadi setiap anak.

Untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran, kegiatan belajar dengan model pembelajaran seperti tersebut di atas didukung dengan berbagai kegiatan lain seperti field trip, seminar kelas, assembly (pentas kelas), market day, serta kegiatan-kegiatan lain yang insya Allah akan mengoptimalkan berbagai potensi kecerdasan anak.

Selain aktivitas pembelajaran klasikal, SDI Al Azhar 28 juga menerapkan pembelajaran individual melalui kegiatan remedial, pendampingan psikologis oleh psikolog sekolah, maupun kegiatan tambahan pelajaran bagi anak-anak yang berkesulitan belajar.

 
Selayang Pandang PDF Cetak Email
AddThis Social Bookmark Button
Sekolah Dasar Islam Al-Azhar 28 didirikan pada tahun 2002 oleh Yayasan  Makarima Surakarta bekerjasama dengan Yayasan Pesantren  Islam (YPI) Al-Azhar Jakarta, Jl. Sisingamangaraja Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang didirikan oleh Prof. Dr. Buya Hamka. SD Islam ini berdiri di atas areal seluas lebih dari 6000 m2 di kawasan Solo Baru, tepatnya di sebelah barat RS Dr. Oen Solo Baru. Berdasarkan Surat Keputusan No. 562/III/KEP/YPIA.PH/1442.2002 dari YPI Al-Azhar pusat Jakarta, maka diputuskan bahwa SDI Al-Azhar ini menjadi cabang ke -28 dari seluruh sekolah Al-Azhar se-Indonesia.

SDI Al-Azhar 28 Solo Baru menerapkan model pembelajaran yang berdasarkan pembentukan karakter manusia berakhlakul karimah dengan berpaku pada peningkatan keilmuan di saat sekolah berlangsung.

Siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar di ruang terbuka maupun di lingkungan sekitar. Materi pelajaran yang selama ini abstrak di awang-awang dijadikan konkret dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Di SDI Al-Azhar 28 Solo Baru siswa belajar kecakapan hidup (life skill) secara utuh tidak parsial.
 
<< Mulai < Prev 1 2 Next > End >>